Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Agar pompa air manual bisa ON/OFF secara otomatis, caranya?

Assalamu'alaikum, terimakasih atas kunjungan baliknya di blog ini ya.. Kalau di artikel sebelumnya kita belajar rangkaian sederhana untuk membuat lampu ON/OFF secara otomatis saat siang dan malam hari, pada artikel kali ini kita akan membahas tentang ON/OFF otomatis pada pompa air ya.

Saat ini kebanyakan pompa air kapasitas kecil sudah dilengkapi dengan system otomatis ON dan OFF yang prinsip kerjanya berdasarkan pada tekanan air pada pompa air tersebut. Sebagai contoh, pompa air merk Shimizu berikut.


Shimizu PS 130-BIT

Gambar di atas adalah pompa air shimizu model PS 130-BIT. Pompa air yang satu ini mungkin yang paling banyak digunakan masyarakat pada sumur-sumur air dangkal yang kedalam maksimal 10 meter.

Coba perhatikan tabung kecil yang saya marking merah. Inilah sebenarnya komponen atomatisasi bawaan dari pompa air ini. Namanya adalah pressure switch. Sesuai namanya, alat ini bekerja berdasarkan pada tekanan air yang dihasilkan oleh pompa ini ketika dihidupkan. Perhatikan gambar berikut.


Pressure switch


Prinsip kerja pressure switch

Kalau kita buka cover pressure switch ini, dalem nya kita akan jumpai kayak gambar di atas. Sekarang, coba perhatikan bagian yang saya marking merah. No 1 adalah sisi sumber 220 VAC dri PLN,dan yang No 2 adalah keluaran yang menuju kabel phase pada pompa air. Anak panah atas bawah menunjukan bahwa switch ini akan bekerja ke bawah dan ke atas untuk menghubungkan atau memutus aliran daya dari terminal no 1 dan 2. Saat pompa hidup kemudian semua valve keluaran dari jalur pompa air ditutup, maka tekanan pada pompa akan meningkat, seketika itulah spring pada pressure switch ini akan terangkat dan memutus aliran listrik dari terminal no1 dan 2.Saat tersebut, pompaair mati.

Sesaat setelah valve/keran air dibuka, maka tekanan akan turun sehingga spring kembali ke posisi semula dan terminal 1 dan 2 menjadi terhubung kembali dan pompa hidup. Begitu seterusnya tergantung dari keperluan pemilik pompa.

Seperti itulah sekilas prinsip kerja dari pompa air otomatis Shimizu PS 130T. Nah, bagaimana jika pompa air di rumah kita tidak memiliki Pressure switch bawaan pabrik? Atau mungkin sudah rusak?

Trenyata kita bisa dengan mudah membuatnya sendiri. Tentu dengan catatan kita harus punya dulu Pressure switch seperti di atas. Prinsip kerja nya akan sama dengan yang di atas, hanya saja terdapat perbedaan titik pemasangan pressure switch nya. Berikut skema pemasangan nya.

Pompa air shimizu PS 128 BIT




shimizu PS 128 BIT dengan pressure switch

Pompa air di atas adalah Shimizu PS 128 BIT manual. Pompa ini tidak dilengkapi pressure switch untuk operasi otomatis. Jadi harus manual untuk ON/OFF pompa ini. Nah, pada gambar skema di atas, kita mengakali dengan memasang pressure switch pada pipa outlet.

Pada out pompa, kita pasangkan sambungan T agar pressure air pada jalur oulet juga masuk ke pressure switch yg mana akan membuat pressure switch tersebut beroperasi. Setelah kita melakukan pemasangan seperti di atas, maka pompa air Shimizu PS 128 BIT akan bekerja sama halnya dengan Shimizu PS 130-BIT. Hanya saja berbeda titik pemasangan pressure switchnya.

Adapun instalasi kelistrikannya seperti gambar di atas. Jalur phase (merah 220 V) dari sumber menuju incoming pressure switch, dan keluaran dari pressure switch menuju kabel phase pompa. Adapun netral (biru) dari sumber langsung ke kabel Netral pompa. 

Sekian artikel kali ini, jika ada yang terlihat janggal atau kurang tepat, silahkan komen di bawah ya.

Post a Comment for "Agar pompa air manual bisa ON/OFF secara otomatis, caranya?"