Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Iklan utama

Cara cek busi motor apakah masih bagus atau rusak

Pernah nggak anda mengalami motor mogok di tengah jalan? Motornya tiba-tiba mati begitu saja padahal bensin ada dan kelistrikan motor juga normal. Pas coba dinyalakan ulang tetap nggak mau hidup. Dibawa ke bengkel, eh ketahuan kalo busi nya mati. Hehe

Iya, peran busi pada sepeda motor sebegitu pentingnya. Tanpa busi maka motor bensin tidak akan bisa hidup karena salah satu syarat proses pembakaran yakni pengapian tidak akan terjadi.

Lalu bagaimana cara mengecek (memastikan) kondisi sebuah busi motor apakah masih dalam keadaan bagus atau tidak secara akurat?

Cara cek busi motor apakah masih bagus atau tidak

Kebanyakan dari kita biasanya menilai busi rusak atau tidak berdasarkan visual pada ujung busi. Jika busi terlihat sudah berwarna cokelat usang, agak kekuning-kuningan, dll disertai motor tidak bisa hidup, maka itu artinya kita menganggap busi sudah rusak.

Ada juga yang melakukan pengecekan dengan cara membuka busi dari mesin. Busi dipegang sambil starter motor. Jika terdapat percikan api pada ujung busi maka itu artinya busi masih bagus, tapi jika tidak ada maka artinya busi sudah rusak. Tapi perlu diingat bahwa cara ini cukup berbahaya karena jika ada kebocoran pada kabel busi, biasanya akan ada hentakan setrum yang cukup keras. Hal ini disebabkan karena terdapat tegangan tinggi pada busi yang terhubung dengan coil.

Ke 2 cara di atas tidak salah. Bahkan saya pun kadang melakukan cara yang sama untuk mengecek busi masih bagus atau tidak.

Hanya saja, ada cara yang lebih akurat untuk memastikan kondisi busi motor apakah masih bagus atau sudah rusak. Caranya adalah dengan mengukur tahanan busi menggunakan multimeter (multitester).

Berikut ini adalah langkah-langkahnya.

Langkah-langkah pengecekan busi menggunakan multimeter

1. Buka busi dari mesin. Pastikan ujung busi benar-benar sudah dibersihkan terutama pada bagian yang ditunjukan tanda panah.

2. Posisikan selektor multitester pada posisi ohm > 20k seperti gambar berikut.

3. Lakukan pengukuran seperti gambar berikut.

4. Amati hasilnya. Jika multitester menunjukan nilai tahanan antara 6 - 15 ohm, itu artinya busi motor masih dalam keadaan bagus. Jika di luar itu, maka busi sudah rusak dan harus diganti. 

Hanya saja perlu diperhatikan, jika nilai pengecekan tahanan sudah terlalu dekat dengan angka 15 ohm, itu artinya busi sudah harus segera diganti. Busi yang benar-benar bagus memiliki tahanan sekitar 6 - 8 ohm.

Baiklah, sekian artikel tentang Cara cek busi motor apakah masih bagus atau rusak. Jika anda menganggap artikel ini menarik dan bermanfaat, mohon bantu dishare pada tombol berbagi di bawah ini. Terimakasih...

9 komentar untuk "Cara cek busi motor apakah masih bagus atau rusak"

Dhafin F.A 21.48 Hapus Komentar
makasi infonya kk. Berguna banget untuk orang kayak saya yang masih awam cara merawat motor hehe
Dhafin F.A 21.49 Hapus Komentar
Info yang bermanfaat kk terutama untuk saya yang masih awam cara merawat motor hehe
Heri irawan 16.38 Hapus Komentar
Hehe, sama² mas.. smg bermanfaat
Nimas Achsani 15.38 Hapus Komentar
sesungguhnya aku kurang begitu paham soal otomotif begini mas, tapi bisa lah ya dijadikan tambahan informasi buat yang nggak terlalu paham soal ini
Astari Pramuwardhani 19.26 Hapus Komentar
Wah ada nih alatnya di rumah. Mau coba ah nantiii, biasanya pasrah ke tukang bengkel hehehe
Pak Dedek 02.04 Hapus Komentar
sangat membantu, jadi saya bisa testing busi motor dirumah. takutnya kalo kebengkel langsung disi=uruh ganti tanpa di periksa dulu.
makasih infonya kak
Wahyu Achmad 03.05 Hapus Komentar
Wah mantab infonya kak, sangat bermanfaat sekali kepada saya yang sangat awam dengan otomotif terutama merawat motor.. hehe terima kasih kak.. 😁👍👍
Ali K 15.54 Hapus Komentar
Ya palingan kudu bawa kunci busi, dan busi cadangan untuk antisipasi
Satsuma Biru 02.08 Hapus Komentar
Aku nggak paham, tapi wakatta. Daripada bingung dijalan sih ya mending bawa busi cadangan kan ya..