Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Iklan utama

Penyebab dan cara mengatasi Microphone nyetrum!

Mic nyetrum? Sudah sering terjadi. Mulai dari penyanyi, muadzin, penceramah dll. Dari kesetrum ringan, sampai berat hingga menyebabkan kematian.

Seorang youtuber melalui kanal youtubnye pernah menceritakan bagaimana temannya meninggal akibat kesetrum mic. Wah, bahaya juga ya...

Baca juga : Macam-macam speaker TOA, harga dan spesifikasinya!

Penyebab dan cara mengatasi Microphone nyetrum!

Berkaca dari kejadian tersebut dan pengalaman sendiri saat kesetrum mic, saya rasa kita perlu membahas masalah yang satu ini agar kita mengetahui solusi ketika terjadi hal seperti ini dan tentunya agar kita juga terhindar dari setrum (sengatan listrik).

Penyebab mic nyetrum

Dari beberapa literasi yang saya baca, penyebab PASTI yang membuat kita bisa kesetrum saat memegang mic adalah karena mic tersebut sedang bertegangan, di mana kaki kita menyentuh tanah (lantai). 

Bertegangan dan kaki menyentuh tanah maksudnya bagaimana?

Maksunya, pada body mic yang sedang kita pegang tersebut terdapat tegangan listrik dimana saat itu kita sedang berdiri di lantai tanpa alas kaki, sehingga arus listrik mengali melalui tubuh kita ke tanah.

Lantas dari mana sumber tegangan tersebut bisa tersalurkan ke mic yang sedang kita pegang? 

Jawabannya adalah dari amplifier (mixer) yang terkoneksi dengan mic tersebut. Jika terdapat kebocoran arus pada PCB maupun travo amplifier yang kita miliki, maka arus bocor teresbut akan ikut tersalurkan melalui kabel mic.

Baca juga : Macam-macam Amplifier TOA, harga dan spesifikasinya!

Sebagaimana yang telah kita ketahui, kabel mic umumnya menggunakan kabel XLR berinti 3 yang terkoneksi ke masing-masing pin pada konektor mic yakni L1, L2, dan L3, di mana :

Penyebab dan cara mengatasi Microphone nyetrum!

  • L1 = Ground
  • L2 = + (Positif)
  • L3 = - (Negatif)

Kabel L1 (ground) ini lah yang membawa arus bocor dari amplifier menuju body mic. Jika body mic tersebut terbuat dari besi/bahan metal, maka sudah pasti body mic tersebut akan bertegangan, dan jika kita pegang dalam kondisi kaki menyetuh tanah tanpa alas kaki, maka kita akan merasakan kesetrum.

Solusi / Cara mengatasi mic nyetrum

Cara paling simple dan sudah saya buktikan berhasil mengatasi mic nyetrum adalah dengan memasang kabel grounding (arde) dari body amplifier menuju tanah.

Hal ini harusnya bukan rahasia lagi karena dari pabrikan juga sudah memberi petunjuk bahwa body amplifier sebisa mungkin harus terkoneksi ke gorund (tanah). Kenapa body amplifier harus terkoneksi ke ground?

Agar ketika terjadi arus bocor, maka arus bocor tersebut bisa langsung terbuang ke ground (bumi) dan tidak mengalir melalui badan kita. Dengan begitu, kita akan terhindar dari kasus kesetrum mic.

Berikut adalah contoh diagram pemasangan kabel grounding pada body amplifier.

Penyebab dan cara mengatasi Microphone nyetrum!

Hubungkan sebuah kabel ukuran 1 atau 1.5 mm dari body amplifier menuju tanah yang lembab atau basah (line warna biru). Pada ujung kabel yang menuju tanah, gunakan besi berbagai ukuran agar mudah ditancapkan ke dalam tanah (Sekitar 50 cm ke dalam tanah). Contohnya misalkan besi 6 mm.

Kenapa harus di tanah yang lembab atau basah? 

Supaya kita mendapatkan nilai tahanan sekecil mungkin. Semakin kecil nilai tahanan (ohm) pada sistem grounding, maka akan semakin bagus.

Jika sistem grounding sudah dipasang seperti gambar di atas, maka microphone harusnya sudah tidak nyetrum lagi.

Sekian artikel kali ini. Selamat mencoba dan semoga berhasil. Mohon bantu share ke yang lain. Terimakasih...

close